Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser

Kamis, 17 Juni 2021 - 15:03 WIB
"Saya takut untuk generasi berikutnya," ujarnya.

Pernyataannya muncul sehari setelah jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengumumkan bahwa izin telah diminta untuk penyelidikan formal atas ribuan pembunuhan dalam perang melawan narkoba yang dilakukan oleh Duterte sejak 2016.

Juru bicara kepresidenan, Harry Roque, mengatakan Duterte tidak akan bekerja sama dengan ICC karena Filipina telah menarik keanggotaannya.

Statuta Roma ICC, bagaimanapun, memberikan yurisdiksi dengan kejahatan yang dilakukan saat sebuah negara menjadi anggota.

Desas-desus telah beredar bahwa Duterte mungkin mencoba untuk tetap berkuasa dengan mendukung pencalonan presiden oleh ajudan utamanya yang juga senator petahana, Christopher "Bong" Go.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!