Israel Cegah Para Pasien Kanker Tinggalkan Gaza untuk Perawatan di Yerusalem
Rabu, 02 Juni 2021 - 01:01 WIB
Baca juga: Menteri Israel Pimpin Penyerbuan Pemukim Yahudi di Masjid Al-Aqsa
Namun, kelompok hak asasi Israel, Palestina, dan internasional telah melaporkan keluhan dari para pasien Palestina bahwa mereka tidak diizinkan melewati penyeberangan yang dikendalikan Israel.
Baca juga: Bennett, Calon PM Israel Pengganti Netanyahu yang Sebut Tak Ada Negara Palestina
Berbicara pada Washington Post, Hussein Najjar, nelayan dari Gaza selatan, mengatakan ibunya yang berusia 61 tahun telah menjadi lemah dan depresi sejak melewatkan perawatan kemoterapi regulernya di Rumah Sakit Augusta Victoria di Yerusalem Timur. Dia menderita kanker kolorektal dan paru-paru.
"Kalaupun ada janji hari ini, kami belum tahu kapan penyeberangan dibuka dan dia bisa berangkat," ujar Najjar.
Najjar menjelaskan, "Dia mencari cara untuk bertahan hidup, dan kita tidak dapat menemukannya."
Namun, kelompok hak asasi Israel, Palestina, dan internasional telah melaporkan keluhan dari para pasien Palestina bahwa mereka tidak diizinkan melewati penyeberangan yang dikendalikan Israel.
Baca juga: Bennett, Calon PM Israel Pengganti Netanyahu yang Sebut Tak Ada Negara Palestina
Berbicara pada Washington Post, Hussein Najjar, nelayan dari Gaza selatan, mengatakan ibunya yang berusia 61 tahun telah menjadi lemah dan depresi sejak melewatkan perawatan kemoterapi regulernya di Rumah Sakit Augusta Victoria di Yerusalem Timur. Dia menderita kanker kolorektal dan paru-paru.
"Kalaupun ada janji hari ini, kami belum tahu kapan penyeberangan dibuka dan dia bisa berangkat," ujar Najjar.
Najjar menjelaskan, "Dia mencari cara untuk bertahan hidup, dan kita tidak dapat menemukannya."
Lihat Juga :