Giliran Prancis dan Jerman Tuntut Penjelasan AS-Denmark Soal Aksi Spionase
Selasa, 01 Juni 2021 - 14:44 WIB
"Saya lega bahwa pemerintah Denmark, menteri pertahanan, menyatakan dengan sangat jelas apa yang dia pikirkan tentang hal-hal ini dan sejauh itu saya melihat dasar yang baik, tidak hanya untuk mengklarifikasi masalah, tetapi untuk benar-benar membangun hubungan saling percaya," tambah Merkel.
Juru bicara Merkel, Steffen Seibert mengatakan, pemerintah federal Jerman sedang berhubungan dengan semua otoritas internasional dan nasional yang relevan untuk mencapai kejelasan tentang masalah tersebut.
Sebelumnya, pemerintah Norwegia dan Swedia telah menuntut penjelasan dari Kopenhagen menyusul pengungkapan peran Badan Intelijen Pertahanan Denmark dalam membantu AS mata-matai pemimpin Eropa. Kabar soal kegiatan spionase ini pertama kali diungkapkan Danmarks Radio (DR).
Baca juga: Swedia dan Norwegia Tuntut Penjelasan Denmark Soal Aksi Spionase AS
Diwartakan sebelumnya, stasiun radio independen Denmark, DR, menerbitkan sebuah laporan pada hari Minggu yang mengatakan bahwa Badan Intelijen Pertahanan Denmark (FE) telah meluncurkan penyelidikan internal pada tahun 2014 mengenai apakah Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menggunakan kemitraannya dengan FE, dan kabel internet Denmark masuk dan keluar dari Denmark, untuk memata-matai pejabat senior Eropa, yang dikutip Reuters.
Menurut Reuters, DR berbicara dengan sembilan sumber yang tidak disebutkan namanya yang dekat dengan penyelidikan FE.
Menurut penyelidikan DR pejabat senior di Swedia, Prancis dan Norwegia juga dimata-matai menggunakan kabel informasi Denmark, tampaknya mengkonfirmasi temuan sebelumnya yang dibuat dalam file Snowden.
Juru bicara Merkel, Steffen Seibert mengatakan, pemerintah federal Jerman sedang berhubungan dengan semua otoritas internasional dan nasional yang relevan untuk mencapai kejelasan tentang masalah tersebut.
Sebelumnya, pemerintah Norwegia dan Swedia telah menuntut penjelasan dari Kopenhagen menyusul pengungkapan peran Badan Intelijen Pertahanan Denmark dalam membantu AS mata-matai pemimpin Eropa. Kabar soal kegiatan spionase ini pertama kali diungkapkan Danmarks Radio (DR).
Baca juga: Swedia dan Norwegia Tuntut Penjelasan Denmark Soal Aksi Spionase AS
Diwartakan sebelumnya, stasiun radio independen Denmark, DR, menerbitkan sebuah laporan pada hari Minggu yang mengatakan bahwa Badan Intelijen Pertahanan Denmark (FE) telah meluncurkan penyelidikan internal pada tahun 2014 mengenai apakah Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menggunakan kemitraannya dengan FE, dan kabel internet Denmark masuk dan keluar dari Denmark, untuk memata-matai pejabat senior Eropa, yang dikutip Reuters.
Menurut Reuters, DR berbicara dengan sembilan sumber yang tidak disebutkan namanya yang dekat dengan penyelidikan FE.
Menurut penyelidikan DR pejabat senior di Swedia, Prancis dan Norwegia juga dimata-matai menggunakan kabel informasi Denmark, tampaknya mengkonfirmasi temuan sebelumnya yang dibuat dalam file Snowden.
Lihat Juga :