Giliran Prancis dan Jerman Tuntut Penjelasan AS-Denmark Soal Aksi Spionase

Selasa, 01 Juni 2021 - 14:44 WIB
Laporan DR juga menemukan bahwa NSA memata-matai Menteri Luar Negeri Jerman saat itu, Frank-Walter Steinmeier, yang sekarang menjadi presiden negara itu, dan mantan pemimpin oposisi Jerman Peer Steinbrück, Reuters melaporkan.

DR melaporkan bahwa data intelijen dikumpulkan melalui analisis perangkat lunak yang dikenal sebagai Xkeyscore, yang dikembangkan oleh NSA. Reuters melaporkan bahwa badan tersebut mencegat baik panggilan, teks dan pesan obrolan ke dan dari telepon pejabat di negara tetangga, mengutip laporan DR.

Baca juga: AS Disebut Gunakan Jaringan Denmark untuk Mata-matai Pemimpin Eropa

"Pemerintah Denmark dapat dan tidak akan mengomentari spekulasi di media mengenai dinas intelijen kami," kata Menteri Pertahanan Denmark Trine Bramsen dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke CNN.

"Posisi pemerintah Denmark jelas - penargetan sistematis terhadap mitra sekutu dekat kami tidak dapat diterima. Jelas, itu adalah prinsip mapan yang dipatuhi oleh otoritas Denmark," tegasnya.

FE menolak mengomentari laporan tersebut sama sekali. NSA juga menolak berkomentar.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!