Bush: Iran Berbahaya Bagi Perdamaian Dunia dengan Menargetkan Israel
Kamis, 20 Mei 2021 - 01:46 WIB
"Setiap kesepakatan yang dilakukan tidak hanya fokus pada kemampuan nuklirnya, tetapi juga pengaruhnya di Timur Tengah," lanjut Bush.
"Dan tahukah Anda, kesepakatan apa pun, Anda harus mengingat bahaya Iran yang agresif terhadap sekutu kami, dan stabilitas, jadi itu harus dilihat secara menyeluruh," ujarnya seperti dikutip dari Fox News, Kamis (20/5/2021).
Hubungan antara AS dan Iran berada di titik nadir setelah mantan Presiden AS Donald Trump secara sepihak memutuskan keluar dari perjanjian nuklir 2015 yang ditandatangani Iran dengan sejumlah negara Super Power dan Uni Eropa. Langkah itu diikuti dengan penjatuhan sejumlah sanksi dengan menggunakan serukan "sanksi maksimum".
Iran pun bereaksi dengan menanggalkan sebagian ketentuan perjanjian yang dibuat untuk membatasi proyek nuklir Iran. Teheran selama ini mengklaim bahwa proyek nuklirnya itu bertujuan damai.
Pasca lengsernya Trump, pemerintahan AS dibawah Presiden Joe Biden mencoba untuk masuk kembali dalam perjanjian tersebut. Sejauh ini, baik Iran maupun AS, sama-sama memberikan kesan positif atas negosiasi yang tengah berlangsung.
Baca juga: AS Siap Lakukan Segalanya untuk Cegah Iran Memperoleh Bom Nuklir
"Dan tahukah Anda, kesepakatan apa pun, Anda harus mengingat bahaya Iran yang agresif terhadap sekutu kami, dan stabilitas, jadi itu harus dilihat secara menyeluruh," ujarnya seperti dikutip dari Fox News, Kamis (20/5/2021).
Hubungan antara AS dan Iran berada di titik nadir setelah mantan Presiden AS Donald Trump secara sepihak memutuskan keluar dari perjanjian nuklir 2015 yang ditandatangani Iran dengan sejumlah negara Super Power dan Uni Eropa. Langkah itu diikuti dengan penjatuhan sejumlah sanksi dengan menggunakan serukan "sanksi maksimum".
Iran pun bereaksi dengan menanggalkan sebagian ketentuan perjanjian yang dibuat untuk membatasi proyek nuklir Iran. Teheran selama ini mengklaim bahwa proyek nuklirnya itu bertujuan damai.
Pasca lengsernya Trump, pemerintahan AS dibawah Presiden Joe Biden mencoba untuk masuk kembali dalam perjanjian tersebut. Sejauh ini, baik Iran maupun AS, sama-sama memberikan kesan positif atas negosiasi yang tengah berlangsung.
Baca juga: AS Siap Lakukan Segalanya untuk Cegah Iran Memperoleh Bom Nuklir
Lihat Juga :