China Jamin Roket yang Jatuh 'Sangat Rendah' Risikonya Merusak di Bumi
Jum'at, 07 Mei 2021 - 23:01 WIB
Baca juga: Mantan Presiden Maladewa Terluka Terkena Ledakan Bom
"Kemungkinan menyebabkan kerusakan pada aktivitas penerbangan atau (pada orang dan aktivitas) di darat sangat rendah," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Wang Wenbin.
Baca juga: Media Israel Sebut Kesehatan Khamenei Memburuk
“Sebagian besar komponen roket akan hancur saat masuk kembali ke atmosfer. Pihak berwenang akan menginformasikan kepada publik tentang situasi pada waktu yang tepat," papar Wang.
China telah menggelontorkan miliaran dolar untuk eksplorasi ruang angkasa dalam upaya mencerminkan status globalnya yang meningkat dan kekuatan teknologi yang berkembang, mengikuti jejak ekstra-terestrial AS, Rusia, dan Eropa.
Peluncuran modul pertama stasiun luar angkasa Tiangong, atau "Istana Surgawi" pada April merupakan tonggak sejarah dalam rencana ambisius Beijing membangun kehadiran manusia secara permanen di luar angkasa.
"Kemungkinan menyebabkan kerusakan pada aktivitas penerbangan atau (pada orang dan aktivitas) di darat sangat rendah," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Wang Wenbin.
Baca juga: Media Israel Sebut Kesehatan Khamenei Memburuk
“Sebagian besar komponen roket akan hancur saat masuk kembali ke atmosfer. Pihak berwenang akan menginformasikan kepada publik tentang situasi pada waktu yang tepat," papar Wang.
China telah menggelontorkan miliaran dolar untuk eksplorasi ruang angkasa dalam upaya mencerminkan status globalnya yang meningkat dan kekuatan teknologi yang berkembang, mengikuti jejak ekstra-terestrial AS, Rusia, dan Eropa.
Peluncuran modul pertama stasiun luar angkasa Tiangong, atau "Istana Surgawi" pada April merupakan tonggak sejarah dalam rencana ambisius Beijing membangun kehadiran manusia secara permanen di luar angkasa.
Lihat Juga :