Australia Bantu Selidiki Serangan Bom pada Mantan Presiden Maladewa

Jum'at, 07 Mei 2021 - 15:57 WIB
Tim forensik menyelidiki lokasi ledakan bom di Maladewa. Foto/REUTERS
MALE - Mantan Presiden Maladewa Mohamed Nasheed terluka dalam ledakan yang diduga bom di ibu kota Male. Penyelidikan masih berlangsung di tempat kejadian.

Satu tim dari Kepolisian Federal Australia (AFP) akan melakukan perjalanan ke Maladewa untuk membantu penyelidikan.



Ledakan itu terjadi saat dia hendak masuk mobil di luar rumahnya pada Kamis malam.

Baca juga: Mantan Presiden Maladewa Terluka Terkena Ledakan Bom

Media lokal melaporkan alat peledak rakitan itu ditanam di sepeda motor yang diparkir di dekatnya.

Baca juga: Media Israel Sebut Kesehatan Khamenei Memburuk

Nasheed, 53, adalah presiden Maladewa pertama yang terpilih secara demokratis dan telah menjadi kritikus lantang terhadap kelompok Islam garis keras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!