Yeti Rusia Hoaks! Cuma Akal-akalan Gubernur Siberia untuk Pincut Wisatawan

Jum'at, 09 April 2021 - 14:43 WIB
Pria 76 tahun itu kemudian mengenang percakapannya dengan seorang pejabat daerah.

"Mengapa kita tidak mengubah Tashtagol dan daerah sekitarnya menjadi 'Tanah Air Yeti'? Biarkan orang-orang datang dan mencarinya," ujarnya.

Tuleyev beralasan bahwa para tamu perlu membayar hotel, makanan dan hiburan, sehingga membawa lebih banyak uang ke kas distrik.

Pada tahun 2010, hari libur baru secara resmi diperkenalkan di Gornaya Shoriya. Itu disebut Hari Yeti dan bertepatan dengan pembukaan musim ski. Pihak berwenang juga menjanjikan hadiah sekitar USD13.000 kepada orang yang berhasil melacak binatang buas itu dan menangkapnya. Namun setelah beberapa waktu, jumlah penggemar Big Foot yang datang mulai berkurang, dan saat itulah Tuleyev memutuskan bahwa orang-orang perlu "dihibur".

Baca juga: Foto Tupai Berperut Sixpack dengan 'Kantong Kacang Besar' Gegerkan Dunia Maya

Dia berbicara lagi kepada pejabat daerah, menginstruksikannya untuk mencari seseorang yang lebih tinggi; biarkan dia melepas setelannya, membalikkan mantel bulunya ke luar dan berlarian di tempat-tempat ramai, berteriak, agar para turis memperhatikan, tetapi tidak akan bisa menangkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!