PM Italia Sebut Presiden Turki Erdogan Ditaktor

Jum'at, 09 April 2021 - 02:25 WIB
Lebih buruk lagi, insiden itu terjadi ketika ketiga pejabat itu diharapkan membahas masalah hak-hak perempuan setelah penarikan Turki dari konvensi tentang kekerasan berbasis gender.

Kementerian Luar Negeri Turki kemudian mengklarifikasi bahwa pengaturan tempat duduk itu dibuat sesuai dengan saran para politisi tersebut.

Para politisi bertemu di Ankara untuk membahas cara-cara meningkatkan hubungan antara Turki dan blok Eropa, karena kedua belah pihak menempati sisi yang berlawanan dalam serangkaian masalah yang menjadi perhatian internasional.

Baca juga: Keputusan Mengejutkan, Penerus PM Lee Ingin Singapura Dipimpin Anak Muda

Kedua pihak antara lain pernah berseteru soal kesepakatan pengungsi 2016, yang melibatkan pembayaran dari Brussel kepada Ankara untuk menjaga pengungsi yang permohonan suakanya telah ditolak oleh Yunani karena kekhawatiran bahwa mereka adalah imigran ilegal.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!