COVID-19 Berasal dari Lab China, WHO: Butuh Penyelidikan Lebih Lanjut

Rabu, 31 Maret 2021 - 13:54 WIB
Dia juga mengonfirmasi bahwa timnya tidak menemukan bukti bahwa ada laboratorium di Wuhan yang terlibat dalam wabah tersebut.

Embarak juga mengatakan bahwa "sangat mungkin" kasus tersebut beredar di daerah Wuhan pada Oktober atau November 2019. China memberi tahu WHO tentang kasus pada 3 Januari, sebulan setelah infeksi pertama dilaporkan.

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Warga Nonton Pertandingan Sepak Bola setelah Divaksin

China selalu membantah klaim virus itu berasal dari laboratorium dan mengatakan bahwa meskipun Wuhan adalah tempat kelompok kasus pertama terdeteksi, belum tentu virus itu berasal dari wilayah tersebut.

Media pemerintah China mengklaim bahwa virus itu mungkin telah tiba di Wuhan melalui impor makanan beku.

Negara ini sebagian besar telah mengendalikan wabahnya sendiri melalui pengujian massal yang cepat, penguncian yang ketat, dan pembatasan perjalanan yang ketat.

Di seluruh dunia, lebih dari 127 juta orang telah tertular virus sejak pertama kali diidentifikasi, dan lebih dari 2,7 juta orang diketahui telah meninggal karenanya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!