PM Australia Meminta Maaf karena Lontarkan Tuduhan Pelecehan

Rabu, 24 Maret 2021 - 09:54 WIB
"Tuduhan palsu ini, bagaimanapun, merusak apa yang dia coba capai," papar dia.

Masalah ketidaksetaraan gender mendorong puluhan ribu orang berkumpul di sekitar Australia pekan lalu dan menyebabkan penurunan popularitas Morrison dalam berbagai jajak pendapat.

Morrison mendapat kritik karena menolak bertemu dengan para pengunjuk rasa di luar Gedung Parlemen.

Morrison mengatakan dia akan mengumumkan serangkaian tindakan untuk meningkatkan kesetaraan gender dalam politik dalam beberapa pekan mendatang.

Dia juga mengisyaratkan dapat mendukung kuota kandidat perempuan untuk Partai Liberal pada pemilu berikutnya, yang dijadwalkan pada pertengahan 2022.

Anggota parlemen perempuan dari Partai Liberal yang berkuasa dan dipimpin Morrison, kurang dari sepertiga.

Jumlah itu berbeda dengan perwakilan perempuan hampir 50% di kubu oposisi Partai Buruh.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!