PBB Masukkan Israel dalam Daftar Hitam Kekerasan Seksual, Zionis Bekukan Hubungan dengan Guterres

Jum'at, 29 Mei 2026 - 19:21 WIB
loading...
PBB Masukkan Israel...
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, mengumumkan penangguhan hubungan dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres setelah Israel dimasukkan ke dalam daftar hitam PBB yang berisi pihak-pihak yang dituduh melakukan kekerasan seksual di zona konflik. Israel terkenal dengan tindakan kejam terhadap warga sipil Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Dalam unggahan di X pada hari Kamis, Danon menggambarkan keputusan PBB tersebut sebagai “keputusan politik! Terlepas dari fakta dan kenyataan!” dan mengumumkan penghentian kerja sama dengan Guterres, dengan mengatakan, “Israel telah memutuskan untuk memutuskan semua hubungan dengan Kantor Sekretaris Jenderal.”

Ia menambahkan, Israel akan berupaya untuk “memperbaiki kesalahan ini” setelah sekretaris jenderal PBB yang baru terpilih dalam beberapa bulan mendatang. “Israel akan menunggu sampai Sekretaris Jenderal PBB yang baru diangkat,” katanya.

Surat kabar Israel, Israel Hayom, melaporkan Israel dimasukkan ke dalam daftar hitam meskipun upaya Israel terus berlanjut dalam beberapa bulan terakhir untuk mencegah langkah tersebut.

Keputusan PBB ini muncul di tengah meningkatnya laporan hak asasi manusia internasional yang mendokumentasikan dugaan pelecehan seksual dan pelanggaran terhadap tahanan Palestina di pusat-pusat penahanan Israel, khususnya di fasilitas penahanan Sde Teiman dan penjara-penjara lainnya.

Laporan dan kesaksian warga Palestina dan dunia internasional juga telah mendokumentasikan kasus-kasus pelecehan dan serangan seksual selama penggerebekan dan penangkapan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki, yang memengaruhi perempuan dan laki-laki.

Baca juga: Pakar Sebut Dewan Perdamaian Hanyalah Fiksi, Israel Terus Serang Gaza dan Lebanon
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved