Parasut Gagal Dibuka, Bintang Skydiving Ini Jatuh Tewas dari 20.000 Kaki

Selasa, 16 Maret 2021 - 09:50 WIB
"Penanggap pertama, dan (orang-orang) yang harus menyaksikan ini, pasti sangat mengerikan," kata pejabat setempat, Leslee Holmes.

Perangkat GPS yang dipasang pada helm Didenko, yang mencatat detail dan memberi mereka umpan untuk lompatan untuk dinilai, sekarang akan menjadi bagian penting dari penyelidikan.

Federasi Parasut Australia telah menjanjikan penyelidikan menyeluruh. Penyelidikan juga sedang dilakukan yang melibatkan Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil.

Masyarakat setempat terkejut dengan kematian bintang skydiving tersebut.

“Saya telah terjun payung selama 38 tahun dan di sini di Jurien selama 10 tahun dan tidak pernah mengalami [insiden yang menyebabkan] kematian,” kataco-owner Skydive Jurien Bay, Pete Lonnon, seperti dikutip 7News, kemarin.

"Staf di sini sangat terguncang, kami menjaga satu sama lain dan konseling akan tersedia," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!