Jet Tempur Su-57 Rusia Berpotensi Jadi Pemicu Baru Ketegangan Turki dan AS

Senin, 15 Maret 2021 - 07:15 WIB
Aydin Sezer, pakar hubungan Turki-Rusia, mengatakan seruan terbaru Rusia untuk merundingkan pembelian pesawat buatan Moskow adalah langkah taktis untuk menjaga kerjasama militer Moskow-Ankara dalam agenda Barat.

"Kremlin tahu betul bahwa Turki tidak akan membeli jet Rusia," kata Sezer kepada Arab News yang dilansir Senin (15/3/2021).

“Sekalipun memutuskan untuk membelinya, ia akan menerimanya paling cepat dalam waktu 10 tahun. Rusia ingin mengingatkan Turki tentang komitmennya yang tidak terpenuhi saat mencoba memutuskan hubungan antara Turki dan pemerintahan [Presiden AS Joe] Biden sejak awal,” katanya.

Sejak Februari, FSMTC telah meningkatkan seruannya kepada Ankara untuk melanjutkan negosiasi atas Su-35 dan Su-57.

Baca juga: Demonstran Myanmar Mengamuk dan Membakar 10 Pabrik China, 18 Tewas

Rusia menawarkan versi ekspor jet tempur Su-57 kepada mitra strategis individu, yang dianggap sebagai generasi terbaru dari pesawat tempur siluman multi-peran Rusia.

Turki menjadi tertarik untuk membeli Su-35 Rusia atau Su-57 generasi kelima setelah dikeluarkan dari program jet tempur F-35 AS pada 2019. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meninjau Su-57 bersama mitranya dari Rusia Vladimir Putin pada 2019 selama sesi pameran penerbangan internasional yang diadakan di Moskow.

Menteri Industri dan Teknologi Turki Mustafa Varank baru-baru ini mengatakan bahwa Turki tidak akan ragu untuk berdiskusi dengan Rusia tentang pembelian Su-35 dan Su-57.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!