Bohongi FBI, Peneliti Medis di AS Ini Ternyata Tentara China

Sabtu, 20 Februari 2021 - 11:12 WIB
Dakwaan baru menuduh bahwa Song, seorang warga negara China berusia 39 tahun, memasuki Amerika Serikat pada Desember 2018, menggunakan visa non-imigran yang mengizinkannya untuk berpartisipasi dalam program pertukaran pengunjung berbasis kerja dan studi sebagai peneliti Stanford.

Baca juga: Selingkuh, Nenek Ini Bawa Kabur Pacar Putrinya Sendiri

Dalam aplikasi visanya, Song mengatakan dia bertugas di militer China antara 1 September 2000 hingga 30 Juni 2011 dan bahwa dia adalah seorang pelajar di sebuah rumah sakit di Beijing.

Jaksa penuntut mengatakan klaim Song ini adalah "kebohongan" dan bahwa dia adalah anggota PLA ketika dia tiba dan tetap di Amerika Serikat. Departemen Kehakiman juga menuduh bahwa rumah sakit Beijing yang terdaftar sebagai majikan Song dalam aplikasi visanya "adalah perlindungan untuk majikan sebenarnya, Rumah Sakit Umum Angkatan Udara PLA di Beijing."

Jaksa mengatakan bahwa Song berbohong kepada agen FBI tentang keanggotaannya di PLA dan setelah mengetahui ketertarikan FBI padanya, dia mulai menghapus materi dari internet yang terkait dengan dinas militernya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!