Tiru Nabi Muhammad, Masjid Prancis Tampung Para Gelandangan Non-Muslim
Rabu, 17 Februari 2021 - 12:06 WIB
“Muslim menjamu kami. Saya sangat senang bisa dijamu di tempat terhormat seperti ini,” ujarnya.
Abdelaziz el Jaouhari, ketua asosiasi masjid, mengatakan masjid tersebut dibangun pada 2015 dan berfungsi sebagai tempat ibadah serta pusat ilmu pengetahuan dan kegiatan sosial.
Saat membangun masjid, kata Jaouhari, asosiasi tetap mengingat peran masjid pada masa Nabi Muhammad SAW. "Masjidnya [Nabi Muhammad] memiliki 3 fungsi utama. Menyatukan orang, memungkinkan mereka memperoleh ilmu, dan memberikan dukungan sosial," katanya.
Menurutnya, lantai tiga yang akan segera dibangun akan berfungsi sebagai pusat studi ilmu pengetahuan. "Kami ingin mengikuti sunnah Nabi Muhammad," ujarnya.
“Kami menyediakan tempat penampungan darurat untuk para tunawisma sepanjang tahun. Kami membuka pintu masjid tidak hanya untuk Muslim tetapi semua orang yang mengetuk pintu kami."
Abdelaziz el Jaouhari, ketua asosiasi masjid, mengatakan masjid tersebut dibangun pada 2015 dan berfungsi sebagai tempat ibadah serta pusat ilmu pengetahuan dan kegiatan sosial.
Saat membangun masjid, kata Jaouhari, asosiasi tetap mengingat peran masjid pada masa Nabi Muhammad SAW. "Masjidnya [Nabi Muhammad] memiliki 3 fungsi utama. Menyatukan orang, memungkinkan mereka memperoleh ilmu, dan memberikan dukungan sosial," katanya.
Menurutnya, lantai tiga yang akan segera dibangun akan berfungsi sebagai pusat studi ilmu pengetahuan. "Kami ingin mengikuti sunnah Nabi Muhammad," ujarnya.
“Kami menyediakan tempat penampungan darurat untuk para tunawisma sepanjang tahun. Kami membuka pintu masjid tidak hanya untuk Muslim tetapi semua orang yang mengetuk pintu kami."
Lihat Juga :