Senapan Kalashnikov Ini Berisi Komputer yang Ajari Penggunanya Cara Menembak

Jum'at, 12 Februari 2021 - 01:21 WIB
Baca juga: Pakistan Berhasil Menguji Tembak Rudal Jelajah Babur

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka memproduksi sekitar 95 persen dari "semua senjata kecil Rusia".

Penembakan massal di Rusia relatif jarang terjadi. Dalam kasus profil tinggi terakhir, seorang remaja pria bersenjata pada Oktober 2018 menewaskan 20 orang di kampusnya di Crimea yang dianeksasi Rusia.

Bulan lalu, seorang tentara muda yang baru direkrut dijatuhi hukuman lebih dari 24 tahun penjara karena menembak mati delapan prajurit. Itu merupakan vonis pengadilan yang menyoroti perpeloncoan di militer.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!