Presiden Haiti Klaim Hendak Dikudeta dan Dibunuh, 23 Orang Ditangkap

Senin, 08 Februari 2021 - 11:06 WIB
Menteri Kehakiman, Rockefeller Vincent, menggambarkan hal itu sebagai "percobaan kudeta". Otoritas Haiti yang dikutip AFP telah mengonfirmasi bahwa sedikitnya 23 orang telah ditangkap.

Negara Karibia tersebut pada saat ini berada dalam kekacauan karena perselisihan antara Moise dan kubu oposisi yang menuntutny mundur.

Reynold Georges, seorang pengacara yang pernah bekerja untuk presiden tetapi kemudian bergabung dengan oposisi, mengidentifikasi hakim yang ditangkap sebagai Irvikel Dabresil—seorang pria yang juga dilaporkan menikmati dukungan dari lawan-lawan presiden.

Pihak oposisi mengecam penangkapan itu dan menyerukan pembebasan segera semua orang yang ditahan. Kubu oposisi mendesak warga Haiti untuk bangkit melawan presiden. Mereka menyatakan bahwa masa jabatan presiden Moise seharusnya berakhir hari Minggu kemarin.

Sementara itu, Presiden Moise sendiri menegaskan dia memiliki hak untuk tetap menjabat hingga Februari 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!