Didakwa Kudeta Diri Sendiri, Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:39 WIB
loading...
Didakwa Kudeta Diri...
Didakwa kudeta diri sendiri, mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dituntut hukuman mati. Foto/X/@nexta_tv
A A A
SEOUL - Jaksa Korea Selatan mengajukan tuntutan hukuman mati bagi mantan Presiden Yoon Suk-yeol atas upayanya yang gagal untuk memberlakukan darurat militer pada tahun 2024.

Tim jaksa khusus Cho Eun-suk mengajukan permintaan tersebut ke Pengadilan Distrik Pusat Seoul, menuduh Yoon mengancam "tatanan konstitusional demokrasi liberal" dengan "kudeta dirinya sendiri".

“Korban terbesar dari pemberontakan dalam kasus ini adalah rakyat negara ini,” kata jaksa, dilansir Al Jazeera. “Tidak ada keadaan yang meringankan yang dapat dipertimbangkan dalam penjatuhan hukuman, dan sebaliknya, hukuman berat harus dijatuhkan.”

Yoon menjerumuskan Korea Selatan ke dalam krisis dengan deklarasi darurat militernya pada Desember 2024, yang mendorong para pengunjuk rasa dan anggota parlemen untuk membanjiri parlemen guna memaksa pemungutan suara menentang tindakan tersebut.

Dekret tersebut dengan cepat dinyatakan tidak konstitusional oleh Mahkamah Agung, dan Yoon kemudian dimakzulkan, dicopot dari jabatannya, dan dipenjara.

Baca Juga: 8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
3 Hukuman Mati yang...
3 Hukuman Mati yang Mengguncang China Sepanjang 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved