AS Setujui Penjualan Senjata Pertama di Era Biden, Termasuk Rudal SM-2
Sabtu, 06 Februari 2021 - 20:02 WIB
Baca juga: AS Segera Cabut Penetapan Houthi Yaman sebagai Kelompok Teroris
Sejak menjabat, pemerintahan Biden untuk sementara menghentikan sementara beberapa penjualan senjata yang tertunda ke aliansi AS seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk meninjau mereka, meskipun telah disetujui pemerintahan Trump.
Lihat infografis: Perusahaan China Bangun Kota di Depan Pintu Australia
Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan Pentagon memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan ke Cile dan NATO pada Jumat (5/2).
Paket Badan Komunikasi dan Informasi NATO mencakup 517 sistem radio AN / PRC-158 Manpack UHF SATCOM untuk komunikasi lapangan, dengan perkiraan biaya hingga USD65 juta, termasuk pelatihan dan suku cadang.
Baca juga : Biden Tetap Depak Turki dari Program Jet Tempur F-35
Sejak menjabat, pemerintahan Biden untuk sementara menghentikan sementara beberapa penjualan senjata yang tertunda ke aliansi AS seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk meninjau mereka, meskipun telah disetujui pemerintahan Trump.
Lihat infografis: Perusahaan China Bangun Kota di Depan Pintu Australia
Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan Pentagon memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan ke Cile dan NATO pada Jumat (5/2).
Paket Badan Komunikasi dan Informasi NATO mencakup 517 sistem radio AN / PRC-158 Manpack UHF SATCOM untuk komunikasi lapangan, dengan perkiraan biaya hingga USD65 juta, termasuk pelatihan dan suku cadang.
Baca juga : Biden Tetap Depak Turki dari Program Jet Tempur F-35
Lihat Juga :