Diplomatnya Dijebloskan ke Penjara, Eropa Takut Iran Balas Dendam

Jum'at, 05 Februari 2021 - 01:59 WIB
"Bahkan lebih mudah untuk menahan seseorang di Iran untuk digunakan sebagai pengaruh," tambah sumber itu. "Mereka melakukan ini secara teratur," tukasnya.

Sebelum hukuman Assadi dijatuhkan, Iran telah menuntut pertukaran ilmuwan Swedia-Iran, berkewarganegaraan ganda, yang ditangkap di Teheran dan dijatuhi hukuman mati karena spionase.

Salah satu sumber intelijen Eropa mengatakan kepada Insider bahwa Iran dengan jelas berusaha memanfaatkan negara-negara Eropa untuk "berperang" satu sama lain.

Baca juga: Berencana Membom Unjuk Rasa Oposisi, Diplomat Iran Terancam Penjara 20 Tahun

Berbagai sumber yang diwawancarai oleh Insider telah menyuarakan keprihatinan bahwa ilmuwan itu dapat dieksekusi kapan saja sebagai respon atas hukuman tersebut.

"Itu adalah teknik klasik bermain melawan satu sama lain," kata pejabat Eropa itu.

"Mereka tidak bisa mendapatkan seorang warga Belgia tetapi mereka memiliki (seorang) warga Swedia, jadi mereka mengancam akan membunuh orang Swedia itu sehingga Swedia menekan Belgia untuk melakukan pertukaran," terangnya.

"Ini transparan dan efektif," tukasnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!