Modi Sebut Demonstrasi Petani 'Penghinaan' Terhadap India

Senin, 01 Februari 2021 - 02:12 WIB
Para petani di India telah menggelar aksi protes selama lebih dari dua bulan. Ini telah menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi sejak berkuasa pada 2014.

Mereka menuntut pencabutan undang-undang yang disahkan oleh parlemen India pada September lalu yang menurut mereka akan menguntungkan perusahaan besar dan merusak pendapatan banyak petani.

Pemerintah India telah menawarkan untuk menangguhkan undang-undang tersebut selama 18 bulan, tetapi para petani mengatakan mereka tidak akan mengakhiri aksi protes mereka hingga undang-undang tersebut dicabut.

Aksi protes yang dilakukan oleh para petani sebagian besar berlangsung damai. Namun kekerasan meletus pada Selasa lalu tepat pada Hari Republik India, ketika puluhan ribu petani mengendarai traktor dan berjalan kaki menyerbu monumen Benteng Merah yang bersejarah di Ibu Kota dalam pengambilalihan yang singkat namun mengejutkan.

Bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan pemerintah menyebabkan satu orang tewas dan hampir 400 polisi terluka. Baca juga: Menolak Undang-undang Pertanian, Petani India Mogok Makan
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!