Kembangkan Situs Suci Islam, Arab Saudi Luncurkan Perusahaan Rp3,7 Triliun

Rabu, 20 Januari 2021 - 07:20 WIB
Kedua dewan redaksi di Kidana, Pangeran Abdullah bin Bandar bin Abdulaziz, menjelaskan mengapa penting untuk menjaga dan melestarikan dua kota suci Makkah dan Madinah.

“Kota-kota suci telah menerima perhatian dan perhatian prioritas dari masing-masing raja Saudi sejak era mendiang Raja Abdulaziz. Situs suci, semoga Allah melindunginya, adalah simbol paling suci dari agama dan sejarah sejarah kita," katanya.

Kidana bertujuan untuk keberlanjutan jangka panjang saat merekonstruksi dan merenovasi situs suci. Ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah peziarah yang dapat ditampung situs suci, sejalan dengan rencana reformasi negara "Visi 2030", dan memungkinkan lebih banyak peziarah untuk melakukan haji dan umrah setiap tahun.

Baca juga: Pemimpin Agama Yahudi di Israel Sebut Vaksin COVID-19 Ubah Orang Jadi Gay

Mereka juga ingin merenovasi situs suci agar dapat digunakan secara optimal sepanjang tahun, menciptakan pusat kota yang berkelanjutan dan meningkatkan efisiensi operasi selama musim haji.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!