Iran akan Usir Pengawas Nuklir PBB Hingga Sanksi Dicabut
Minggu, 10 Januari 2021 - 04:01 WIB
Komentar tersebut, mengacu pada teks yang mengatur misi dan kegiatan IAEA, dilaporkan beberapa media Iran.
Iran mengatakan telah melanjutkan pengayaan uranium 20% di fasilitas nuklir bawah tanah, melanggar pakta nuklir dengan negara-negara besar dan mungkin mempersulit upaya Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk bergabung kembali dengan kesepakatan tersebut.
Iran mulai melanggar perjanjian pada 2019 sebagai tanggapan atas penarikan Presiden AS Donald Trump dari kesepakatan itu pada 2018 dan penerapan kembali sanksi AS.
Teheran sering mengatakan dapat dengan cepat menghentikan pelanggarannya jika sanksi AS dicabut.
Iran mengatakan telah melanjutkan pengayaan uranium 20% di fasilitas nuklir bawah tanah, melanggar pakta nuklir dengan negara-negara besar dan mungkin mempersulit upaya Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk bergabung kembali dengan kesepakatan tersebut.
Iran mulai melanggar perjanjian pada 2019 sebagai tanggapan atas penarikan Presiden AS Donald Trump dari kesepakatan itu pada 2018 dan penerapan kembali sanksi AS.
Teheran sering mengatakan dapat dengan cepat menghentikan pelanggarannya jika sanksi AS dicabut.
(sya)
Lihat Juga :