Pemerintah Afghanistan Tuding Taliban Pelaku Serangan ke RS Bersalin
Kamis, 14 Mei 2020 - 23:44 WIB
Wakil Presiden Pertama Afghanistan Amrullah Saleh, mengecam serangan itu di Twitter.
"Taliban teroris, sekutu mereka atau bekas sekutu mereka atau saudara kembar ideologis mereka karena menyerang bangsal bersalin dan membunuh para ibu , bayi yang baru lahir, dan warga sipil tak berdosa lainnya," katanya.
"Bukti menunjukkan bahwa Taliban berada dalam suasana perayaan untuk membantai kaum Syiah di sebuah rumah sakit bersalin di Kabul," tuding Saleh, menambahkan dengan mencerca beberapa pihak yang percaya dengan Taliban dan mengatakan keberadaan kelompok ISIS fiktif di negara itu. (Baca: Sadisnya Teroris Serang RS Kabul, 2 Bayi Baru Lahir Ikut Dibantai )
Baik Saleh maupun Sediqi tidak memberikan bukti atas tuduhan mereka terhadap Taliban maupun ISIS. Faksi ISIS di negara itu, yang telah lama dipandang dan diperang AS sebagai musuh terpisah di Afghanistan, belum mengklaim bertanggung jawab atas pembantaian itu.
Taliban telah membantah bertanggung jawab atas kedua serangan itu dan menyalahkan ISIS atas serangan di Kabul dan Nangarhar. Mereka juga menuduh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menciptakan rintangan untuk proses perdamaian.
"Taliban teroris, sekutu mereka atau bekas sekutu mereka atau saudara kembar ideologis mereka karena menyerang bangsal bersalin dan membunuh para ibu , bayi yang baru lahir, dan warga sipil tak berdosa lainnya," katanya.
"Bukti menunjukkan bahwa Taliban berada dalam suasana perayaan untuk membantai kaum Syiah di sebuah rumah sakit bersalin di Kabul," tuding Saleh, menambahkan dengan mencerca beberapa pihak yang percaya dengan Taliban dan mengatakan keberadaan kelompok ISIS fiktif di negara itu. (Baca: Sadisnya Teroris Serang RS Kabul, 2 Bayi Baru Lahir Ikut Dibantai )
Baik Saleh maupun Sediqi tidak memberikan bukti atas tuduhan mereka terhadap Taliban maupun ISIS. Faksi ISIS di negara itu, yang telah lama dipandang dan diperang AS sebagai musuh terpisah di Afghanistan, belum mengklaim bertanggung jawab atas pembantaian itu.
Taliban telah membantah bertanggung jawab atas kedua serangan itu dan menyalahkan ISIS atas serangan di Kabul dan Nangarhar. Mereka juga menuduh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menciptakan rintangan untuk proses perdamaian.
Lihat Juga :