Abu Bakar Ba'asyir Bebas, Korban Bom Bali Marah
Jum'at, 08 Januari 2021 - 08:38 WIB
“Ini sangat menyakitkan bagi saya. Saya ingin keadilan ditegakkan," kata Laczynski kepada AFP dari Melbourne.
“Masih ada orang bahkan minggu depan menjalani operasi untuk luka bakar mereka; orang-orang masih menderita."
Beberapa anggota JI yang terlibat dalam serangan tersebut kemudian dieksekusi atau dibunuh dalam konfrontasi dengan pihak berwenang Indonesia.
Pemboman tahun 2002—dan serangan selanjutnya di pulau liburan itu tahun 2005—mendorong Jakarta untuk memperkuat kerjasama dengan Amerika Serikat dan Australia dalam penanggulangan terorisme.
JI yang terkait dengan al-Qaeda didirikan oleh segelintir militan Indonesia yang diasingkan di Malaysia pada 1980-an dan berkembang hingga mencakup sel-sel di seluruh Asia Tenggara.
Selain bom Bali, kelompok ekstremis tersebut juga disalahkan atas bom mobil tahun 2003 di hotel JW Marriott di Jakarta dan bom mobil bunuh diri pada tahun berikutnya di luar kedutaan Australia.
“Masih ada orang bahkan minggu depan menjalani operasi untuk luka bakar mereka; orang-orang masih menderita."
Beberapa anggota JI yang terlibat dalam serangan tersebut kemudian dieksekusi atau dibunuh dalam konfrontasi dengan pihak berwenang Indonesia.
Pemboman tahun 2002—dan serangan selanjutnya di pulau liburan itu tahun 2005—mendorong Jakarta untuk memperkuat kerjasama dengan Amerika Serikat dan Australia dalam penanggulangan terorisme.
JI yang terkait dengan al-Qaeda didirikan oleh segelintir militan Indonesia yang diasingkan di Malaysia pada 1980-an dan berkembang hingga mencakup sel-sel di seluruh Asia Tenggara.
Selain bom Bali, kelompok ekstremis tersebut juga disalahkan atas bom mobil tahun 2003 di hotel JW Marriott di Jakarta dan bom mobil bunuh diri pada tahun berikutnya di luar kedutaan Australia.
(min)
Lihat Juga :