Abu Bakar Ba'asyir Bebas, Korban Bom Bali Marah
Jum'at, 08 Januari 2021 - 08:38 WIB
Abu Bakar Baaysir, ulama Indonesia yang dituduh terkait dengan kelompok teroris, dibebaskan dari penjara hari ini (8/1/2021). Foto/SINDOnews.com
MELBOURNE - Abu Bakar Ba'asyir , seorang ulama Indonesia yang dituduh terkait dengan serangan bom Bali tahun 2002, dibebaskan dari penjara hari ini (8/1/2021). Pembebasan ini menimbulkan kemarahan sekaligus kesedihan di antara para korban serangan bom tersebut.
Ba'asyir, 82, dianggap sebagai pemimpin spiritual kelompok militan Jemaah Islamiyah (JI), jaringan yang bertanggung jawab atas serangan bom Bali tahun 2002 yang menewaskan lebih dari 200 orang, yang kebanyakan dari mereka adalah turis asing. (Baca: Abu Bakar Ba'asyir Hirup Udara Bebas Hari Ini )
Dia dijadwalkan meninggalkan penjara di selatan Jakarta, setelah menyelesaikan hukuman penjara karena membantu mendanai pelatihan kelompok militan di provinsi Aceh.
Dia awalnya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada tahun 2011, namun dia mendapatkan pengurangan hukuman.
Ba'asyir, 82, dianggap sebagai pemimpin spiritual kelompok militan Jemaah Islamiyah (JI), jaringan yang bertanggung jawab atas serangan bom Bali tahun 2002 yang menewaskan lebih dari 200 orang, yang kebanyakan dari mereka adalah turis asing. (Baca: Abu Bakar Ba'asyir Hirup Udara Bebas Hari Ini )
Dia dijadwalkan meninggalkan penjara di selatan Jakarta, setelah menyelesaikan hukuman penjara karena membantu mendanai pelatihan kelompok militan di provinsi Aceh.
Dia awalnya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada tahun 2011, namun dia mendapatkan pengurangan hukuman.
Lihat Juga :