Kapal Induk Nuklir Prancis Akan Gantikan Kapal Charles de Gaulle
Kamis, 10 Desember 2020 - 03:16 WIB
“Masa depan strategis, status kami sebagai kekuatan besar, terletak pada industri nuklir,” kata Macron dalam kunjungan ke pembuat komponen sektor nuklir, seperti dikutip Reuters, Rabu (9/12/2020). (Baca juga: Kebanjiran Lagi, Kapal Induk Inggris Senilai Rp58,7 Triliun Terdampar 6 Bulan )
Prancis saat ini adalah satu-satunya kekuatan nuklir di Uni Eropa. Inggris sejatinya juga merupakan kekuatan nuklir di benua Eropa, namun negara itu telah meninggalkan Uni Eropa.
Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan mereka akan menginvestasikan 1 miliar euro selama fase pengembangan pertama yang akan berakhir pada 2025. Pejabat kementerian menolak mengomentari laporan media bahwa kapal induk baru akan menelan biaya lebih dari 5 miliar euro (USD6,05 miliar).
"Naval Group sangat bangga membangun kapal perang terbesar yang pernah dibuat di Prancis," kata CEO perusahaan, Pierre Eric Pommelet, dalam sebuah pernyataan.
Dua kapal induk Barat lainnya telah ditugaskan sejak Charles de Gaulle pertama kali dikerahkan adalah USS Gerald R. Ford Angkatan Laut AS dan HMS Queen Elizabeth dari Angkatan Laut Inggris. Kapal induk Inggris diketahui menelan biaya sekitar 3,1 miliar pound (USD4,03 miliar) dalam proses pembangunannya.
Prancis saat ini adalah satu-satunya kekuatan nuklir di Uni Eropa. Inggris sejatinya juga merupakan kekuatan nuklir di benua Eropa, namun negara itu telah meninggalkan Uni Eropa.
Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan mereka akan menginvestasikan 1 miliar euro selama fase pengembangan pertama yang akan berakhir pada 2025. Pejabat kementerian menolak mengomentari laporan media bahwa kapal induk baru akan menelan biaya lebih dari 5 miliar euro (USD6,05 miliar).
"Naval Group sangat bangga membangun kapal perang terbesar yang pernah dibuat di Prancis," kata CEO perusahaan, Pierre Eric Pommelet, dalam sebuah pernyataan.
Dua kapal induk Barat lainnya telah ditugaskan sejak Charles de Gaulle pertama kali dikerahkan adalah USS Gerald R. Ford Angkatan Laut AS dan HMS Queen Elizabeth dari Angkatan Laut Inggris. Kapal induk Inggris diketahui menelan biaya sekitar 3,1 miliar pound (USD4,03 miliar) dalam proses pembangunannya.
(min)
Lihat Juga :