Kapal Induk Nuklir Prancis Akan Gantikan Kapal Charles de Gaulle

Kamis, 10 Desember 2020 - 03:16 WIB
loading...
Kapal Induk Nuklir Prancis...
Kapal induk andalan Prancis, Charles de Gaulle. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Kapal induk generasi baru Prancis akan bertenaga nuklir. Kapal itu nantinya akan menggantikan kapal induk andalan negara, Charles de Gaulle, pada 2038.

Seorang pejabat Prancis mengatakan kapal induk ke-11 dalam sejarah Angkatan Laut Prancis akan dibangun oleh kontraktor pertahanan Naval Group. Kapal itu nantinya juga dilengkapi dengan sistem peluncuran pesawat elektromagnetik baru yang dikembangkan oleh perusahaan Amerika Serikat (AS); General Atomics. (Baca: "Pesawat Kiamat" Dibobol Pencuri, Kremlin Anggap Situasi Darurat )

Kapal pengganti Charles de Gaule akan memiliki panjang 300 meter (984 kaki) dan memiliki bobot 75.000 ton. Ia akan mampu membawa hingga 30 jet tempur Rafale atau penerus pesawat tempur Dassault yang saat ini sedang dikembangkan oleh Prancis, Jerman dan Spanyol.

Militer Prancis awalnya merencanakan pembangunan kapal induk baru dengan propulsi konvensional. Tetapi, bersama dengan Presiden Emmanuel Macron kemudian memilih kapal bertenaga nuklir, meskipun biaya konstruksi lebih berat karena alasan teknis dan strategis.

“Masa depan strategis, status kami sebagai kekuatan besar, terletak pada industri nuklir,” kata Macron dalam kunjungan ke pembuat komponen sektor nuklir, seperti dikutip Reuters, Rabu (9/12/2020). (Baca juga: Kebanjiran Lagi, Kapal Induk Inggris Senilai Rp58,7 Triliun Terdampar 6 Bulan )

Prancis saat ini adalah satu-satunya kekuatan nuklir di Uni Eropa. Inggris sejatinya juga merupakan kekuatan nuklir di benua Eropa, namun negara itu telah meninggalkan Uni Eropa.

Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan mereka akan menginvestasikan 1 miliar euro selama fase pengembangan pertama yang akan berakhir pada 2025. Pejabat kementerian menolak mengomentari laporan media bahwa kapal induk baru akan menelan biaya lebih dari 5 miliar euro (USD6,05 miliar).

"Naval Group sangat bangga membangun kapal perang terbesar yang pernah dibuat di Prancis," kata CEO perusahaan, Pierre Eric Pommelet, dalam sebuah pernyataan.

Dua kapal induk Barat lainnya telah ditugaskan sejak Charles de Gaulle pertama kali dikerahkan adalah USS Gerald R. Ford Angkatan Laut AS dan HMS Queen Elizabeth dari Angkatan Laut Inggris. Kapal induk Inggris diketahui menelan biaya sekitar 3,1 miliar pound (USD4,03 miliar) dalam proses pembangunannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved