Pakar Nuklir Iran Lolos dari Upaya Pembunuhan, Fakhrizadeh Terluka
Jum'at, 27 November 2020 - 22:42 WIB
Badan energi nuklir Teheran mengatakan tidak ada insiden yang melibatkan ilmuwan nuklir. (Lihat Infografis: Rekor! Bertambah 5.828, Total 522.581 Orang Positif Covid-19)
"Sumber berita mengatakan seorang ilmuwan telah menjadi korban upaya pembunuhan dalam serangan bersenjata oleh orang tak dikenal di tim pengawalnya," ungkap laporan televisi pemerintah Iran dalam liputan tentang insiden tersebut. (Lihat Video: Warga Temukan Bayi Dibuang Di Kebun Sawit di Pandeglang Banten)
Fakhrizadeh diperkirakan memimpin apa yang diyakini pengawas nuklir PBB dan badan intelijen Amerika Serikat (AS) sebagai program senjata nuklir terkoordinasi di Iran pada 2003.
Dia satu-satunya ilmuwan Iran yang disebutkan dalam "penilaian akhir" Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada 2015 terkait pertanyaan tentang program nuklir Iran dan apakah itu ditujukan untuk mengembangkan bom nuklir.
Laporan IAEA mengatakan, “Dia mengawasi kegiatan dalam mendukung kemungkinan dimensi militer untuk program nuklir (Iran) yang disebut Rencana AMAD.”
"Sumber berita mengatakan seorang ilmuwan telah menjadi korban upaya pembunuhan dalam serangan bersenjata oleh orang tak dikenal di tim pengawalnya," ungkap laporan televisi pemerintah Iran dalam liputan tentang insiden tersebut. (Lihat Video: Warga Temukan Bayi Dibuang Di Kebun Sawit di Pandeglang Banten)
Fakhrizadeh diperkirakan memimpin apa yang diyakini pengawas nuklir PBB dan badan intelijen Amerika Serikat (AS) sebagai program senjata nuklir terkoordinasi di Iran pada 2003.
Dia satu-satunya ilmuwan Iran yang disebutkan dalam "penilaian akhir" Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada 2015 terkait pertanyaan tentang program nuklir Iran dan apakah itu ditujukan untuk mengembangkan bom nuklir.
Laporan IAEA mengatakan, “Dia mengawasi kegiatan dalam mendukung kemungkinan dimensi militer untuk program nuklir (Iran) yang disebut Rencana AMAD.”
Lihat Juga :