37 Demonstran Uganda Tewas setelah Calon Presiden Wine Ditangkap
Jum'at, 20 November 2020 - 20:03 WIB
“Apa yang kita lihat beberapa hari terakhir ini, yaitu kekerasan, perusakan, penjarahan, intimidasi dan ancaman, adalah kejahatan yang dilakukan (terhadap) orang yang tidak pro-NUP. Ini bukanlah sesuatu yang bisa kami toleransi," tegas Enanga.
“Wine, 38, dijadwalkan hadir di pengadilan pada Jumat untuk didakwa secara resmi,” ungkap pejabat pengadilan.
Uganda yang berpenduduk 42 juta orang itu akan mengadakan pemilu presiden dan parlemen pada 14 Januari. Wine muncul sebagai ancaman serius bagi petahana Presiden Yoweri Museveni, 76, yang berambisi memperpanjang pemerintahannya hingga setidaknya 40 tahun.
Wine telah mengumpulkan banyak pengikut di kalangan pemuda Uganda yang tertarik oleh kritiknya yang berani terhadap pemerintah. Kritik itu sering kali dituangkan dalam lirik lagunya.
Penangkapannya langsung memicu protes di Kampala dan kota-kota besar lainnya di negara Afrika Timur itu. Anak-anak muda membakar ban dan bahan lainnya di jalan. Mereka memasang penghalang untuk memblokir lalu lintas, menuntut pembebasan Wine.
“Wine, 38, dijadwalkan hadir di pengadilan pada Jumat untuk didakwa secara resmi,” ungkap pejabat pengadilan.
Uganda yang berpenduduk 42 juta orang itu akan mengadakan pemilu presiden dan parlemen pada 14 Januari. Wine muncul sebagai ancaman serius bagi petahana Presiden Yoweri Museveni, 76, yang berambisi memperpanjang pemerintahannya hingga setidaknya 40 tahun.
Wine telah mengumpulkan banyak pengikut di kalangan pemuda Uganda yang tertarik oleh kritiknya yang berani terhadap pemerintah. Kritik itu sering kali dituangkan dalam lirik lagunya.
Penangkapannya langsung memicu protes di Kampala dan kota-kota besar lainnya di negara Afrika Timur itu. Anak-anak muda membakar ban dan bahan lainnya di jalan. Mereka memasang penghalang untuk memblokir lalu lintas, menuntut pembebasan Wine.
(sya)
Lihat Juga :