Putin: Konflik Libya, Yaman dan Suriah Sebarkan Terorisme

Kamis, 12 November 2020 - 07:07 WIB
Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan mengumumkan berakhirnya konflik di wilayah Nagorno-Karabakh dalam posting Facebook. Dia mengatakan bahwa pemerintah menandatangani kesepakatan dengan Azerbaijan dan Rusia untuk menghentikan pertempuran. (Lihat Infografis: Penuh Rintangan, Bisakah Joe Biden Menjadi Presiden Hebat?)

Menurut kesepakatan damai, pertempuran dan pergerakan di semua sisi dihentikan pada tengah malam, dan pasukan Armenia akan ditarik dari wilayah yang secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan pada 20 November. (Lihat Video: Terkait Status Habib Rizieq, Ini Penjelasan Polisi)

Koridor Lachin selebar lima kilometer juga akan dibuka untuk memfasilitasi penarikan dan pergerakan antara Nagorno-Karabakh dan Armenia.

Selain itu, pasukan penjaga perdamaian Rusia menjaga koridor selama lima tahun sementara Azerbaijan berkewajiban menjamin perjalanan yang aman.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!