Prancis Bebaskan Tersangka Penembakan Pendeta Ortodoks, Ini Alasannya

Senin, 02 November 2020 - 09:46 WIB
"Kami berdoa untuk pemulihan yang cepat dan dengan tegas mengutuk semua bentuk kekerasan," kata keuskupan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Sky News, Senin (2/11/2020). (Baca: Seorang Pendeta Ortodoks Ditembak di Lyon, Prancis )

Masih belum diketahui motif penembakan tersebut. Penembakan ini tidak sedang diselidiki jaksa anti-terorisme. Kantor Kejaksaan Lyon mengatakan kasus ini diperlakukan sebagai percobaan pembunuhan.

Layanan Polisi Nasional mengatakan area pencarian pelaku penembakan diperluas ke daerah Lyon yang lebih luas.

Peringatan keamanan Prancis telah dinaikkan ke level tinggi di seluruh negeri setelah pembunuhan tiga orang di sebuah gereja di Nice pada hari Kamis, di tengah ketegangan global atas kartun Nabi Muhammad yang diterbitkan majalah satire Charlie Hebdo.

Penembakan itu juga terjadi di tengah ketegangan dalam komunitas Ortodoks Yunani Lyon. (Baca juga: Begini Kronologi Serangan Teror Gereja Nice Prancis yang Tewaskan 3 Orang )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!