Azerbaijan Tembak Jatuh 5 Drone Armenia, Perluas Wilayah

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 22:01 WIB
“Sumber daya utama dan infrastruktur militer musuh di sepanjang garis depan telah hancur parah,” papar Kemhan Azerbaijan. (Baca Juga: Parah, Masjid Dijadikan Kandang Babi di Wilayah Pendudukan Armenia)

Menurut otoritas Azerbaijan, unit-unit Armenia sekarang kehabisan perlengkapan militer, senjata, amunisi, dan bahkan makanan. (Lihat Infografis: CN-235 PTDI Siap Bersaing dalam Tender Pesawat Patroli Malaysia)

"Karena kurangnya unit tentara reguler untuk mempertahankan posisi tempur, warga sipil secara paksa dibawa untuk menggantikan mereka," bunyi pernyataan Kemhan Azerbaijan. (Lihat Video: Tak Hanya Nama Jalan, UEA Segera Bangun Masjid Presiden Jokowi)

Prajurit yang dibawa dari wilayah Tavush dan Sisian di Armenia ke Nagorno-Karabakh menolak terlibat pertempuran dan meninggalkan posisi mereka, menurut Kemhan Azerbaijan.

Sejak perang meletus pada 27 September, Armenia berulang kali menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar dua gencatan senjata kemanusiaan dalam dua pekan terakhir.

Gencatan senjata kemanusiaan terbaru di Upper Karabakh, atau Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional, mulai berlaku Sabtu lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!