Akses Data Pemilih, AS Tuding Iran dan Rusia Coba Kacaukan Pilpres
Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:56 WIB
Ratcliffe juga mengatakan komunitas intelijen belum melihat aksi serupa dari Rusia, meski memperoleh informasi pemilih seperti yang dilakukan pada 2016 lalu.(Baca juga: Rusia Pilih Trump, China Dukung Biden )
"Bahkan jika musuh mengejar upaya lebih lanjut untuk mengintimidasi ketahuilah bahwa sistem pemilu kami hebat dan Anda dapat yakin bahwa suara Anda aman," imbaunya.
Ratcliffe menambahkan bahwa ini bukan masalah partisan dan AS tidak akan mentolerir campur tangan asing dalam pemilunya.
Sementara itu Direktur FBI Christopher Wray juga berusaha meyakinkan publik.
"Anda harus yakin bahwa suara Anda dihitung," kata Wray.
"Bahkan jika musuh mengejar upaya lebih lanjut untuk mengintimidasi ketahuilah bahwa sistem pemilu kami hebat dan Anda dapat yakin bahwa suara Anda aman," imbaunya.
Ratcliffe menambahkan bahwa ini bukan masalah partisan dan AS tidak akan mentolerir campur tangan asing dalam pemilunya.
Sementara itu Direktur FBI Christopher Wray juga berusaha meyakinkan publik.
"Anda harus yakin bahwa suara Anda dihitung," kata Wray.
Lihat Juga :