Rusia Pilih Trump, China Dukung Biden

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 14:15 WIB
loading...
Rusia Pilih Trump, China...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden (kanan) saat mengikuti acara debatkampanye presiden 2020 pertama di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, Selasa (29/9/2020) waktu setempat. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Pemilu Amerika Serikat (AS) juga mempengaruhi kepentingan geopolitik ke depannya. Siapa yang menjadi presiden AS dan memenangkan pemilu presiden pada November mendatang akan mempengaruhi ekskalasi pertarungan global.

Rusia lebih mendukung Donald Trump untuk memenangi pemilu presiden Amerika Serikat (AS) mendatang. Sedangkan China lebih memilih Joe Biden memenangkan pemilu AS karena bisa mengembalikan kerja sama perdagangan. (Baca: Berikut Beberapa Doa Memohon Diberi Kelancaran Rezeki)

Laporan badan intelijen AS, CIA, menunjukkan kalau Presiden Rusia Vladimir Putin dan para penasehat politiknya lebih menyukai Trump dibandingkan Biden. The Washington Post melaporkan Moskow juga melancarkan operasi untuk mempengaruhi pemilu AS dengan melemahkan Biden.

Badan Intelijen AS memang telah menuding kalau Rusia sangat aktif menginterfensi pemilu AS 2020. Mereka berusaha melemahkan pencalonan Biden menuju Gedung Putih. “Kita enilai Rusia menggunakan berbagai langkah untuk melemahkan Biden dan melihatnya sebagai kekuatan anti-Rusia,” kata William Evanina, direktur Kontraintelijen Nasional dan Pusat Keamanan AS, dilansir CNN. Intervensi Rusia pada pemilu kali ini juga sebagai kelanjutan dari campur tangan mereka pada pemilu presiden 2016 silam.

Bulan lalu, panel Senat yang dikuasai kubu Republik memperkuat pandangan bahwa Rusia menginginkan Trump menang, dengan menyimpulkan kampanyenya menjadi sasaran empuk bagi pengaruh asing tetapi tidak sampai menuduh adanya konspirasi kejahatan. Dalam pandangan Direktur FBI, Christopher Wray, Rusia tidak pernah berhenti campur tangan. Dia menyebut upaya dalam pemilihan kongres tahun 2018 sebagai "gladi bersih untuk pertunjukan besar pada tahun 2020".

Rusia secara konsisten membantah melakukan campur tangan dalam pemilu di negara-negara lain. Awal tahun ini, seorang juru bicara Kremlin menyebut tuduhan campur tangan "pengumuman paranoia" yang "tidak benar sama sekali". (Baca juga: Bantuan Kuota Data Diminta Pakai Sistem Akumulasi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved