Putin Catat Retorika Tajam Anti-Rusia Capres AS Joe Biden
Kamis, 08 Oktober 2020 - 07:56 WIB
“Sejauh menyangkut kandidat dari Partai Demokrat, kami juga melihat retorika anti-Rusia yang cukup tajam. Sayangnya, kami sudah terbiasa dengan ini," lanjut Putin yang dilansir Reuters, Kamis (8/10/2020). (Baca: Putin Ulang Tahun, Rusia Tembakkan Rudal Jelajah Hipersonik Tsirkon )
Namun dia menambahkan bahwa Biden telah membuat apa yang dia anggap sebagai pernyataan yang menggembirakan tentang New START, pakta senjata nuklir signifikan terakhir antara Rusia dan AS, yang akan berakhir pada Februari.
Moskow dan Washington sejauh ini tidak dapat menyetujui perjanjian baru atau perpanjangan New START, meskipun utusan Trump untuk pengendalian senjata mengatakan pada hari Selasa bahwa kemajuan penting telah dibuat pada pembicaraan bilateral.
"Kandidat (presiden) Biden secara terbuka mengatakan dia siap untuk perpanjangan New START atau untuk mencapai perjanjian baru untuk membatasi senjata strategis, dan ini adalah elemen yang sangat serius dari kerjasama kita di masa depan," kata Putin. (Baca: Jika Trump Masih Terinfeksi Covid-19, Seharusnya Tak Ada Debat Kedua Capres AS )
Bulan lalu, Putin mengusulkan pengaturan ulang hubungan dunia maya (cyber-ties) dengan Washington dan menyerukan kesepakatan bilateral bahwa mereka tidak akan terlibat dalam campur tangan dunia maya dalam pemilu masing-masing.
Namun dia menambahkan bahwa Biden telah membuat apa yang dia anggap sebagai pernyataan yang menggembirakan tentang New START, pakta senjata nuklir signifikan terakhir antara Rusia dan AS, yang akan berakhir pada Februari.
Moskow dan Washington sejauh ini tidak dapat menyetujui perjanjian baru atau perpanjangan New START, meskipun utusan Trump untuk pengendalian senjata mengatakan pada hari Selasa bahwa kemajuan penting telah dibuat pada pembicaraan bilateral.
"Kandidat (presiden) Biden secara terbuka mengatakan dia siap untuk perpanjangan New START atau untuk mencapai perjanjian baru untuk membatasi senjata strategis, dan ini adalah elemen yang sangat serius dari kerjasama kita di masa depan," kata Putin. (Baca: Jika Trump Masih Terinfeksi Covid-19, Seharusnya Tak Ada Debat Kedua Capres AS )
Bulan lalu, Putin mengusulkan pengaturan ulang hubungan dunia maya (cyber-ties) dengan Washington dan menyerukan kesepakatan bilateral bahwa mereka tidak akan terlibat dalam campur tangan dunia maya dalam pemilu masing-masing.
Lihat Juga :