Navalny Berterima Kasih pada Teman-teman yang Tak Dikenal

Jum'at, 25 September 2020 - 21:05 WIB
“Bantuan medis akan dijamin tak bisa didapatkan dan pada jam kemudian saya akan melanjutkan perjalanan saya dalam kantong plastik hitam di kursi barisan terakhir, menakuti para penumpang yang pergi ke toilet,” kata dia dalam humor sinis.

Meski dia tidak diizinkan membuat partai politik, Navalny menjadi duri bagi Presiden Rusia Vladimir Putin selama dekade lalu. Navalny menggunakan YouTube dan Instagram untuk merilis investigasi korupsi resmi.

Pria 44 tahun itu berterima kasih pada para pilot yang membawa pesawat ke Omsk, meski ada ancaman bom di bandara itu.

Dia juga berterima kasih pada petugas medis bandara dan tim ambulans. “Yang tidak mengatakan kebohongan apapun tentang diabetes dan lainnya, tapi segera mengatakan dengan jelas, ‘ini racun’ dan memberi saya satu dosis atropine,” kata Navalny .

Kontradiksi muncul tentang kapan dan di mana Navalny diberi atropine, obat yang digunakan untuk merawat agen saraf atau racun pestisida. Pakar medis menyatakan ini mungkin yang menyelamatkan hidupnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!