Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:40 WIB
Pernyataan ini muncul di tengah pertukaran serangan yang terus berlanjut antara Iran dan Amerika Serikat, dengan ketegangan yang tetap tinggi di seluruh wilayah tersebut.

Selama beberapa hari terakhir, militer AS telah melakukan gelombang serangan mematikan terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade pelabuhan Iran yang secara terang-terangan melanggar kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap target strategis Amerika di beberapa negara sekutu AS di kawasan tersebut, menyatakan Selat Hormuz ditutup "sampai pemberitahuan lebih lanjut" dan setidaknya sampai "berakhirnya campur tangan AS di kawasan tersebut."

Amerika Serikat telah melakukan berbagai pelanggaran terhadap wilayah Iran sejak 7 April, ketika Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata sepihak dalam babak terbaru agresi Amerika-Israel yang menargetkan Republik Islam Iran.

Pelanggaran tersebut berlanjut bahkan setelah Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan bulan lalu, yang klausul pertamanya dengan jelas mewajibkan penghentian agresi di semua lini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!