Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:38 WIB
AS dan Iran telah saling menyerang selama berminggu-minggu bahkan selama gencatan senjata, di mana Washington menyerang situs militer di sepanjang pantai Iran dan Teheran menembaki pangkalan AS di Teluk dan kapal-kapal komersial.

Tetapi AS telah menarik kekuatan udara yang telah dikerahkan sejak Januari dan Februari untuk Operasi Epic Fury melawan Iran. Setengah lusin pesawat B-52H Stratofortress, yang dikerahkan ke RAF Fairford, Inggris, untuk serangan terhadap Iran, telah kembali ke pangkalan dalam beberapa minggu terakhir, sementara beberapa pesawat B-1B Lancer tetap berada di pangkalan tersebut.

Dalam beberapa minggu terakhir, pesawat tempur siluman F-22 Raptor dan F-15E Strike Eagle, serta pesawat serang A-10 Thunderbolt II juga ditarik kembali ke pangkalan mereka setelah dikerahkan ke Timur Tengah, meskipun banyak pesawat tempur Angkatan Udara dan Angkatan Laut tetap berada di wilayah tersebut.

Pesawat F-16 dari Skuadron Tempur ke-480 baru saja kembali ke Jerman. Namun hanya beberapa minggu setelah pulang, pesawat-pesawat "Wild Weasel" dari unit tersebut, yang khusus dalam menekan pertahanan udara musuh, dikerahkan kembali ke Timur Tengah.

AS juga telah memberlakukan kembali blokade militer terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan sekarang melakukan serangan udara terhadap berbagai target yang lebih luas di dalam Iran.

AS telah melakukan serangan udara selama tujuh hari berturut-turut, peningkatan konflik terbesar sejak nota kesepahaman (MoU) antara kedua negara ditandatangani pada bulan Juni. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa serangan udara tersebut dirancang untuk terus melemahkan kemampuan militer Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!