Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
Senin, 06 Juli 2026 - 08:20 WIB
Setelah sehari disemayamkan di dalam ruangan agar dapat dikunjungi oleh para pemimpin senior Iran dan pejabat asing, peti mati Khamenei dipajang di luar ruangan pada hari Sabtu di bawah kaca, bersama dengan peti mati putrinya, menantu laki-lakinya, menantu perempuannya, dan cucu perempuannya yang berusia 14 bulan.
Hingga saat ini belum ada penampakan publik atau gambar yang dirilis tentang Mojtaba, yang dilaporkan terluka dalam serangan AS-Israel yang menewaskan ayahnya dan empat anggota keluarga lainnya pada 28 Februari.
Wajah Mojtaba Khamenei cacat dan dia menderita cedera signifikan pada satu atau kedua kakinya, menurut orang-orang yang dekat dengannya kepada kantor berita Reuters, Senin (6/7/2026).
Seorang pelayat yang kecewa mengatakan dia berharap dapat melihat pemimpin tertinggi baru itu selama acara pemakaman.
"Sampai saat-saat terakhir, sebelum doa dimulai, saya terus mengatakan kepada orang-orang di sekitar saya bahwa saya berharap (Mojtaba Khamenei) sendiri akan datang. Itu satu-satunya harapan kami," kata seorang wanita muda yang mengenakan riasan dan kacamata hitam kepada kantor berita Tasnim dalam sebuah wawancara.
Gencatan senjata telah menangguhkan perang yang telah berlangsung selama empat bulan berdasarkan kesepakatan Teheran dengan Washington yang menurut otoritas Iran pada akhirnya akan membawa manfaat ekonomi yang besar, sejalan dengan apa yang mereka gambarkan sebagai kemenangan atas negara adidaya.
Belum Ada Penampakan Mojtaba
Hingga saat ini belum ada penampakan publik atau gambar yang dirilis tentang Mojtaba, yang dilaporkan terluka dalam serangan AS-Israel yang menewaskan ayahnya dan empat anggota keluarga lainnya pada 28 Februari.
Wajah Mojtaba Khamenei cacat dan dia menderita cedera signifikan pada satu atau kedua kakinya, menurut orang-orang yang dekat dengannya kepada kantor berita Reuters, Senin (6/7/2026).
Seorang pelayat yang kecewa mengatakan dia berharap dapat melihat pemimpin tertinggi baru itu selama acara pemakaman.
"Sampai saat-saat terakhir, sebelum doa dimulai, saya terus mengatakan kepada orang-orang di sekitar saya bahwa saya berharap (Mojtaba Khamenei) sendiri akan datang. Itu satu-satunya harapan kami," kata seorang wanita muda yang mengenakan riasan dan kacamata hitam kepada kantor berita Tasnim dalam sebuah wawancara.
Gencatan senjata telah menangguhkan perang yang telah berlangsung selama empat bulan berdasarkan kesepakatan Teheran dengan Washington yang menurut otoritas Iran pada akhirnya akan membawa manfaat ekonomi yang besar, sejalan dengan apa yang mereka gambarkan sebagai kemenangan atas negara adidaya.
Lihat Juga :