Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:31 WIB
Menteri Negara Monako Christophe Mirmand awalnya mengatakan kepada AFP bahwa ledakan itu tampaknya merupakan "serangan", tetapi kemudian menghilangkan istilah itu, menggambarkannya sebagai "ledakan yang disengaja".

Pangeran Albert II dari Kerajaan Monako menggambarkan insiden itu sebagai "kejahatan keji" dan "kejutan bagi seluruh komunitas Monako".

Seorang ajudan Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan polisi sedang berupaya menemukan pelaku yang telah melarikan diri.

Seorang fotografer AFP di lokasi kejadian melihat kehadiran pasukan polisi yang besar dengan akses ke area tersebut ditutup, sementara sebuah helikopter berputar-putar di atas.

Jaksa penuntut umum Stephane Thibault mengatakan seorang tersangka telah meninggalkan tas ransel atau paket di lobi gedung sebelum pergi.

Untuk saat ini, kata dia, tampaknya tidak ada indikasi mengapa gedung tersebut mungkin menjadi sasaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!