Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Selasa, 30 Juni 2026 - 08:31 WIB
Mirmand mengatakan sepasang suami istri berusia 50-an atau 60-an yang terluka dalam ledakan tersebut berada dalam kondisi kritis, sementara seorang anak berusia 13 tahun yang sangat mungkin terkait dengan pasangan tersebut menderita luka yang kurang serius. Dia enggan mengungkap bahwa mereka yang terluka adalah Iermolaiev dan keluarganya.
Layanan darurat merawat empat orang lainnya karena syok dan luka akibat pecahan jendela dalam ledakan tersebut.
Menurut Mirmand, bom rakitan tersebut tampaknya berisi baut dan peluru timah. "Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah, sepengetahuan saya, tindakan seperti itu terjadi di kerajaan ini," katanya, Selasa (30/6/2026).
Iermolaiev, seorang multi-jutawan yang tinggal di Monako, telah dikenai sanksi oleh Ukraina sejak Desember 2023. Menurut laporan dinas keamanan Ukraina, sanksi itu terkait dengan aktivitas bisnis alkoholnya di Crimea—wilayah Ukraina yang sekarang dikuasai Rusia.
Mirmand mengatakan jaksa penuntut akan memberikan konferensi pers hari ini.
Layanan darurat merawat empat orang lainnya karena syok dan luka akibat pecahan jendela dalam ledakan tersebut.
Menurut Mirmand, bom rakitan tersebut tampaknya berisi baut dan peluru timah. "Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah, sepengetahuan saya, tindakan seperti itu terjadi di kerajaan ini," katanya, Selasa (30/6/2026).
Iermolaiev, seorang multi-jutawan yang tinggal di Monako, telah dikenai sanksi oleh Ukraina sejak Desember 2023. Menurut laporan dinas keamanan Ukraina, sanksi itu terkait dengan aktivitas bisnis alkoholnya di Crimea—wilayah Ukraina yang sekarang dikuasai Rusia.
Mirmand mengatakan jaksa penuntut akan memberikan konferensi pers hari ini.
(mas)
Lihat Juga :