Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:05 WIB

3. Korsel Selalu Waspada dengan Ancaman Korut

Percepatan pengembangan militer Korea Utara yang diperintahkan telah membuat Korea Selatan waspada, dan berharap akan peningkatan dukungan dari AS.

Pekan lalu, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengatakan bahwa Presiden Donald Trump telah mengatakan kepadanya bahwa “sudah saatnya untuk memperhatikan masalah Korea Utara”.

Pada hari Jumat, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan pihaknya berencana untuk memperluas kapasitas drone secara besar-besaran, baik dari segi jumlah maupun jangkauan, sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman militer dari Korea Utara.

4. Menyiapkan 500.000 Prajurit Drone

Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back mengatakan militer berencana untuk melatih 500.000 “prajurit drone” yang akan mampu menggunakan drone seperti “senjata api pribadi”.

Ia mencatat ada kebutuhan mendesak untuk menanggapi lingkungan yang terus berkembang, dan mengatakan Pyongyang menerima bantuan teknologi dari Rusia.

Sementara itu, Presiden Lee mengumumkan rencana untuk mengembangkan lima perusahaan pertahanan senilai $650 juta pada tahun 2030.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!