Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:05 WIB
Korut masih mengandalkan senjata besar. Foto/X
SEOUL - Korea Utara melakukan uji coba prajurit drone dan senjata besar sebagai bagian dari upayanya untuk memperkuat kemampuan militernya dan memperkuat perbatasan selatannya di tengah ketegangan yang sedang berlangsung dengan Korea Selatan.
Seoul mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka sedang membangun pasukan "prajurit drone" setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengamati uji coba tersebut sehari sebelumnya dan menyerukan agar negara itu mengadopsi "sikap ofensif yang mematikan dan destruktif," lapor kantor berita negara KCNA.
Senjata yang diuji termasuk hulu ledak rudal balistik “misi khusus”, peluncur roket yang ditingkatkan dengan jangkauan tembak yang diperpanjang, dan meriam-howitzer swa-gerak, lapor kantor berita AP.
Seoul mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka sedang membangun pasukan "prajurit drone" setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengamati uji coba tersebut sehari sebelumnya dan menyerukan agar negara itu mengadopsi "sikap ofensif yang mematikan dan destruktif," lapor kantor berita negara KCNA.
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
1. Korut Membuat Musuh Korut Mengalami Ketakutan
Kim menuntut agar militer memastikan “musuh negaranya merasakan ketidaknyamanan dan ketakutan yang konstan” – aspek penting dari pencegahan perang – dan tidak berani menyerang.Senjata yang diuji termasuk hulu ledak rudal balistik “misi khusus”, peluncur roket yang ditingkatkan dengan jangkauan tembak yang diperpanjang, dan meriam-howitzer swa-gerak, lapor kantor berita AP.
Lihat Juga :