Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:51 WIB
“Akibatnya, semakin banyak individu yang menghubungi lembaga terkait di Taiwan, dengan tujuan memberikan berbagai jenis informasi," paparnya.

Kantor Urusan Taiwan China tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Situs web yang diluncurkan Taiwan menampilkan video promosi berdurasi satu menit yang menurut biro tersebut dihasilkan oleh artificial intelligence (AI), menunjukkan seorang pegawai negeri sipil China menyaksikan rekan-rekannya diselidiki dan diberhentikan dari jabatannya.

“Ah, satu orang lagi telah diberhentikan,” kata pegawai negeri sipil tersebut yang tidak disebutkan namanya dengan aksen China utara, dengan teks terjemahan dalam aksara sederhana yang digunakan di China.

“Kawan-kawan lama menghilang satu per satu tanpa alasan yang jelas,” kata narator di video itu, yang dikutip Reuters.

Video tersebut berakhir dengan pegawai itu membeli telepon seluler dan mengetik di atasnya, sambil berkata: “Sekaranglah saatnya untuk berubah”.

Situs web tersebut diblokir di China, meskipun banyak warga China menggunakan VPN untuk mengakses situs-situs lain yang diblokir seperti media sosial dan mesin pencari Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!