Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas

Senin, 08 Juni 2026 - 17:19 WIB
"Ini adalah gempa terkuat yang pernah kami alami," kata Ancheta melalui telepon.

Bandara di General Santos juga ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut, kata para pejabat.

Gempa Senin memicu peringatan evakuasi untuk daerah pesisir negara tetangga Indonesia dan Malaysia, yang kemudian kedua negara tersebut mencabut peringatan tersebut.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan pemerintahnya siap membantu Filipina.

"Saya berdoa untuk keselamatan dan kesejahteraan semua yang terdampak, semoga mereka diberi kekuatan dan keberanian di hari-hari sulit mendatang," tulis Anwar di X.

Sistem Peringatan Tsunami AS mengatakan beberapa negara dapat terdampak dan Australia awalnya memperingatkan potensi gelombang tsunami di pantai utaranya. Badan meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan dan mengatakan tsunami setinggi 0,2 m atau lebih rendah telah teramati, dengan beberapa gangguan pada feri dan penutupan pantai sebagai tindakan pencegahan.

Gempa bumi hampir terjadi setiap hari di Filipina, yang terletak di "Cincin Api" Pasifik, sebuah busur aktivitas seismik intens yang membentang dari Jepang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!