Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran

Sabtu, 06 Juni 2026 - 14:21 WIB
Pasukan AS kemudian menyerang situs radar pengawasan pantai Iran di Goruk dan di Pulau Qeshm untuk bertahan dari serangan maritim lebih lanjut, katanya.

CENTCOM mengatakan bahwa penilaian awal menunjukkan enam rudal yang diluncurkan oleh Iran berhasil dicegat dan yang ketujuh tidak mencapai target yang dituju.

Kemudian, Bahrain mengutuk peluncuran tujuh rudal balistik Iran ke arah wilayahnya dan wilayah Kuwait pada Sabtu pagi, menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan yang mencolok dan ancaman terhadap keamanan Teluk.

Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri, Bahrain mengatakan rudal-rudal tersebut berhasil dicegat dan memuji kewaspadaan angkatan bersenjatanya dan angkatan bersenjata Kuwait.

Bahrain menuduh Iran melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817 (2026), yang mengutuk serangan Iran dan setiap upaya untuk menutup Selat Hormuz atau mengganggu navigasi internasional.

Bahrain juga menyerukan Iran untuk segera menghentikan apa yang digambarkannya sebagai serangan yang tidak beralasan, membuka sepenuhnya Selat Hormuz tanpa batasan, mengungkapkan lokasi ranjau laut, dan mengizinkan lebih dari 20.000 pelaut yang terdampar untuk meninggalkan wilayah tersebut dengan aman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!