Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza

Jum'at, 05 Juni 2026 - 21:30 WIB
Menanggapi kekhawatiran Palestina, Mladenov mengklarifikasi peta jalan tersebut secara eksplisit menetapkan “tidak ada kelompok bersenjata Palestina yang diharuskan untuk mentransfer senjatanya ke Israel”.

Sebaliknya, pelucutan senjata akan dilakukan secara bertahap, berurutan, dan dipimpin Palestina, dengan semua senjata diserahkan kepada NCAG.

Mladenov menguraikan proses pelucutan senjata ini terkait langsung dengan penarikan militer Israel.

Rencana tersebut mewajibkan Israel untuk melakukan penarikan bertahap pasukannya ke perimeter Gaza sesuai jadwal yang disepakati, dengan syarat adanya kemajuan yang terverifikasi dalam pelucutan senjata dan penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk bertindak sebagai penyangga.

Mladenov memperingatkan Dewan Keamanan PBB tentang konsekuensi serius jika menolak peta jalan tersebut.

Dengan 85% bangunan di Gaza rusak atau hancur, ia menekankan, "Pembiayaan rekonstruksi tidak akan diberikan jika senjata belum diletakkan".

Tanpa kesepakatan, ia memperingatkan, Gaza akan tetap terpecah, dengan Hamas memegang kendali administratif atas kurang dari setengah wilayah tersebut.

Baca juga: Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!