Krisis Pupuk Akibat Perang Iran, Uni Eropa Andalkan Kotoran Sapi
Rabu, 20 Mei 2026 - 15:56 WIB
Peta jalan terbaru Komisi Eropa untuk menangkal kekurangan yang akan datang adalah rencana jangka panjang yang telah ada selama bertahun-tahun, dengan hanya beberapa tambahan darurat seperti bantuan negara untuk petani yang terkena dampak, penetapan pupuk sebagai komoditas yang relevan dengan krisis, dan janji peningkatan anggaran pertanian Uni Eropa, tulis media tersebut.
Namun, beberapa pejabat Uni Eropa dilaporkan telah memperingatkan strategi jangka panjang yang mengandalkan kotoran sapi tidak akan cukup.
“Pupuk kandang dapat menjadi kontribusi, tetapi tidak akan pernah dapat menggantikan pupuk berbasis urea, pupuk berbasis nitrogen,” Politico mengutip pernyataan anggota Parlemen Eropa asal Italia dan anggota Komite AGRI, Herbert Dorfmann.
Langkah-langkah cepat untuk membantu petani, seperti menangguhkan pajak impor yang intensif karbon atau tarif pada pupuk Rusia dan Belarusia, ditolak sebagai “terlalu beracun secara politik,” kata media tersebut.
Uni Eropa adalah pembeli utama nutrisi tanaman Rusia hingga tahun 2022, menerima sekitar 28% dari ekspornya.
Namun, beberapa pejabat Uni Eropa dilaporkan telah memperingatkan strategi jangka panjang yang mengandalkan kotoran sapi tidak akan cukup.
“Pupuk kandang dapat menjadi kontribusi, tetapi tidak akan pernah dapat menggantikan pupuk berbasis urea, pupuk berbasis nitrogen,” Politico mengutip pernyataan anggota Parlemen Eropa asal Italia dan anggota Komite AGRI, Herbert Dorfmann.
Langkah-langkah cepat untuk membantu petani, seperti menangguhkan pajak impor yang intensif karbon atau tarif pada pupuk Rusia dan Belarusia, ditolak sebagai “terlalu beracun secara politik,” kata media tersebut.
Uni Eropa adalah pembeli utama nutrisi tanaman Rusia hingga tahun 2022, menerima sekitar 28% dari ekspornya.
Lihat Juga :